Penyebab Dan Dampak Dari Inflasi


 

(Vibizmanagement – Finance) – Pengertian Inflasi adalah “Suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu”.(wikipedia)

Dampak Inflasi Terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat

Dampak Positif

  1. Peredaran / perputaran barang lebih cepat.
  2. Kesempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan investasi dan orang bergairah untuk bekerja
  3. Pendapatan nasional bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikan pendapatan   kecil
  4. Produksi barang-barang bertambah, karena keuntungan pengusaha bertambah
  5. Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam

Dampak Negatif

  1.  Menimbulkan tindakan spekulasi.
  2. Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan turun dan berkurang.
  3. Kesadaran menabung masyarakat berkurang.
  4. Harga barang-barang dan jasa menjadi naik
  5. Banyak proyek pembangunan menjadi macet dan terlantar.
  6. Kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian menjadi lebih rendah dibandingkan saat peminjaman

Penyebab umum lainnya dari inflasi

  1. kenaikan biaya produksi, yang menyebabkan kenaikan harga produk akhir.
  2. Pemberi pinjaman internasional dan hutang nasional. Negara meminjam uang, mereka harus berurusan dengan kepentingan, yang akhirnya menyebabkan harga naik
  3. Perang juga sering menyebabkan inflasi, karena pemerintah harus mengembalikan uang yang dihabiskan dan mengembalikan dana yang dipinjam dari bank sentral.
  4. Nilai tukar juga dapat menyebabkan inflasi, karena pemerintah akan harus berurusan dengan perbedaan dalam impor / tingkat ekspor.

Pihak-pihak yang Mendapatkan Keuntungan dan yang Menderita Kerugian Akibat Terjadinya Inflasi

Pihak-pihak yang diuntungkan

  1. Peminjam, karena pinjaman telah diambil sebelum harga barang-barang naik, sehingga nilai riil-nya lebih tinggi daripada sesudah inflasi terjadi, tetapi peminjam membayar kembali tetap sesuai dengan perjanjian yang dibuat sebelum terjadi inflasi.
  2. Pedagang, dengan terjadinya inflasi menggunakan kesempatan untuk memainkan harga barang
  3. Spekulan, orang-orang atau badan usaha yang mengadakan spekulasi, dengan cara menimbun barang sebanyak-banyaknya sebelum terjadinya inflasi dan menjualnya kembali pada saat inflasi terjadi,
  4. Pengusaha, karena sebelum terjadinya inflasi, telah mempunyai stock/persediaan produksi barang yang siap dijual dalam jumlah besar.

Pihak-pihak yang dirugikan :

  1. Konsumen, karena harus membayar lebih mahal, sehingga barang yang diperoleh lebih sedikit jika dibandingkan dengan sebelum terjadinya inflasi.
  2.  Penabung, karena pada saat inflasi bunga yang diperoleh dari tabungan dirasakan lebih kecil jika dibandingkan dengan kenaikan harga yang terjadi.
  3. Pemberi pinjaman/kreditor, karena nilai riil dari pinjaman yang telah diberikan menjadi lebih kecil sebagai akibat terjadinya inflasi.
  4. Pemborong atau kontraktor, karena harus mengeluarkan tambahan biaya agar dapat menutup pengeluaran-pengeluaran
Pos ini dipublikasikan di psht. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s