Almarhum kasnawi Urus Akte Tanah Molor delapan Tahun raseno,S.Pd. Kades Bengkok Mengumbar Janji-Janji Gombal


Almarhum kasnawi Urus Akte Tanah Molor Delapan Tahun
raseno,S.Pd. Kades bengkok Mengumbar Janji-Janji Gombal

……..Urus akte tanah bagi warga Desa Bengkok  Kec. Brondong Kab. Lamongan merupakan hal yang sangat sulit dan menjadi janji-janji gombal raseno, S.Pd. kades bengkok.Hal itu Terbukti dengan salah Satu dari Ratusan korban janji-janji gombal sang kades yaitu Kasnawi 65 tahun yang mengajukan Akte tanahnya seluas 270 m2 seharga RP 17 juta Melalui raseno, S.Pd. kades bengkok yang dibelinya pada tahun 2006  silam. Sampai akhir 2014 belum ada tanda-tanda di proses.

……..Sehingga pihak Pemohon sangat dirugikan dengan terkatung-katungnya  status tanah yg dibelinya. Hal ini diakibatkan oknum kades raseno, S.Pd hanya mengumbar janji-janji gombal.Padahal saat itu (2006) sudah dilakukan pengukuran oleh raseno, S.Pd ketika menjabat sebagai Kades Pada Periode I dan dimintai beaya Seksi ( Perjanjian bawah tangan) sebesar 5 % dari harga tanah sebesar Rp 1 juta dan beaya Pengajuan akte Tanah saat itu sebesar Rp 650 ribu. ,”rumiyen kulo sampun dipungut sesi setunggal yuto kale ragatipun ndamel akte 650 ewu,” tutur kasnawi pada reporter majalah nggedabrus ,” malah kulo sade Pedet damel mbayar ragatipun ,” imbuhnya. Dulu (2006) Saya sudah membayar beaya seksi Rp 1 juta ( Perjanjian bawah tangan sebesar 5 % dari harga tanah) dan beaya pengajuan akte tanah Rp 650 ribu malah menjual anakan sapi untuk beaya tsb.)

kasnawi

Almarhum mbah kasnawi.

Setelah didesak berulangkali , raseno, S.Pd. kades bengkok akhirnya pada 2011 datang bersama aSumarhaji Kasun Bengkok dan seorang Petugas Ukur Dari Kabupaten Lamongan ke Lokasi tanah yang dijadikan objek Pengajuan Akte Tanah .

Namun rupanya Kegembiraan mbah kasnawi hanya isapan jempol belaka karena setelah selesai pengukuran raseno,S.pd kades bengkok meminta uang RP 1,1 juta dengan alasan untuk Beaya ukur pengajuan sertifikat ,” sampeyan kantun mbayar pengukuran niki kangge ndamel sertifikat Rp1.1 juta, niki kulo sukani murah amergi sampeyan empun sepuh mesakne,”kata Kades kepada Kasnawi ( kamu tinggal membayar pengukuran ini untuk mengajukan sertifikat Rp 1.1 juta ,kamu sasya beri harga murah karena kasihan sudah tua ),” ndamel akte tanah mawon dereng dunung,kok malah nedi arto maleh ,” jawab mbah kasnawi . ( membuat akte tanah
saja belum beres kok malah minta uang lagi .red ) .Padahal menurut Pengakuan mbah kasnawi kepada Reporter WB, tidak pernah mengajukan sertifikat tanahnya. Bahkan miru istri raseno, S. Pd. kades bengkok pernah mengancam akan mengembalikan uang Rp 650 ribu jika tidak mau membayar pengukuran kedua untuk pengajuan sertifikat.

……..Lain halnya dengan yang disampaikan oleh asumarhaji Kasun bengkok Permintaan uang Rp 1.1 juta oleh raseno . karena ada pembengkakan pengajuan pembuatan Akte jual beli tanah .dulu 2006 masih murah sedangkan sekarang 2011 mahal.

………Lho kok ada ketidaksingkronan antara kasun dan kades? siapa yang berbohong??? kok uangnya mau dikembalikan? padahal pada tahun 2006 harga Pembuatan akte tanah sudah mahal ? apalagi pungutan 5% dari harga tanah sudah sangat mencekik rakyat??? terus dengan alasan yang tidak masuk akal meminta uang pengukuran ? kalaupun toh ada kenaikan beaya pembuatan akte tanah bukan merupakan kesalahan warga. itu semua karena kesalahan raseno sendiri yang tidak segera memproses. Padahal tidak ada unsur-unsur yang menghalangi pengajuan akte tanah tsb.

………Sudah banyak warga Masyarakat Desa bengkok yang mengeluh jadi korban molornya pengajuan Akte Tanah Melalui raseno, S.pd kades bengkok. Ketika reporter majalah nggedabrus menanyakan kepada warga yang menjadi Korban jawabnya ,”pecuma mas ,wong cilik a ngarah dibada’i negoro ” ( percuma mas, rakyat kecil tidak akan diperhatikan negara). Padahal dengan melakukan pungutan 5% dari harga tanah sudah masuk pidana korupsi dan Pidana umum dengan merugikan rakyat dengan tidak segera memproses Pengajuan Akte melalui dirinya. molornya tidak tanggung-tanggung sampai 5 Tahunan.

………sampai Berita di turunkan ,belum ada kejelasan proses pembuatan akte tanah milik mbah kasnawi.

……….

….

Pos ini dipublikasikan di ARTIKEL, PETINGGI NGGEDABRUS, psht. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s