138 Kades Tunggu Diperiksa Kejari Lamongan Terkait Kasus Bantuan Keuangan Desa


Lamongan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan serius menangani kasus dugaan korupsi dana Bantuan Keuangan Desa (BKD) di Lamongan. Dari 138 kades di Lamongan rencananya bakal diperiksa Kejari. Namun, pemeriksaan hanya berdasarkan sampling, yakni tiap kecamatan. Saat ini baru dua kades yang diperiksa. Yakni, Kades Ketapangtelu Kecamatan Karangbinangun, dan Kades Tanjung, Kecamatan Lamongan.

“Saat ini sudah dua kades yang kita mintai klarifikasi. Lainnya menyusul dalam minggu-minggu ini, “ kata Kasi Initel Kejaksaan Negeri Lamongan, Imang Job Marsudi.

Tapi, hingga saat ini kejaksaan masih belum dapat menyimpulkan adanya tindakan penyelewengan atau unsur korupsi terhadap bantuan dari pemerintah propinsi tersebut. Alasannya, karena proses pemeriksaan belum selesai.

“Kita masih melengkapi bukti-bukti di lapangan untuk tahap awal pemeriksaan ini. Nantinya akan dikroscek dengan kades di lapangan, sehingga kita belum bisa menetapkan kades salah atau tidak,” imbuhnya kepada sejumlah wartawan.

Dana BKD yang mengucur di Lamongan sebanyak Rp 13,37 miliar untuk 140 desa di 26 kecamatan. Masing-masing desa menerima bantuan tidak sama. Paling kecil mendapatkan Rp 25 juta dan terbesar Rp 240 juta. Diduga, penggunaan dana bantuan tersebut banyak diselewengkan. Dua desa di antaranya mencuat ke permukaan, dan kini sedang ditangani kejaksaan.

Untuk kasus Desa Tanjung, Kecamatan Lamongan, dana sebanyak Rp 240 juta yang diperuntukkan pembangunan jalan poros desa rabat beton diduga diselewengkan. Seharusnya untuk pembangungan jalan dengan volume panjang 400 meter, lebar 3 meter dan ketebalan rabat beton 12 cm. Tapi, kenyataan di lapangan diduga menyalahi bestek. Hanya dikerjakan sepanjang 200 meter, lebar 2 meter dan ketebalan 8 centimeter.

Sedang kasus Desa Ketapangtelu yang menerima bantuan senilai Rp 90 juta untuk normalisasi saluran air desa sepanjang 300 meter dan lebar 4 meter, diduga hanya direalisasikan sepanjang 50 meter. (idi/nas)

Pos ini dipublikasikan di psht. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s