Cara Menanam atau Budidaya Kelapa Sawit.


dalam artikel kali ini akan dibahas tetanng cara menanam kelapa sawit secara efisien sehingga biaya yang diperlukan akan semakin rendah. Saat ini agribisnis kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), baik yang berorientasi pasar lokal maupun global akan berhadapan dengan tuntutan kualitas produk dan kelestarian lingkungan selain tentunya kuantitas produksi. 
Untuk dapat tumbuh dengan baik maka sawit membutuhkan Lama penyinaran matahari rata-rata 5-7 jam/hari. Curah hujan tahunan 1.500-4.000 mm. Temperatur optimal 24-280C. Ketinggian tempat yang ideal antara 1-500 m dpl. Kecepatan angin 5-6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan.
Tanah yang baik mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur. Berdrainase baik, permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam (80 cm), pH tanah 4-6, dan tanah tidak berbatu. Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial, tanah gambut saprik, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan perkebunan kelapa sawit.
Berikut akan diuraikan cara menanam kelapa sawit yang efektif.
Pertama yang harus kita ketahui adalah jenis – jenis bibit kelapa sawit yang unggul dimana sudah di ulas dalam artikel sebelumnya karena kita akan bergantung pada produksi kelapa sawit tersebut selama 25 tahun sehingga jika bibit tidak baik maka kita akan merugi selama 25 tahun tersebut
Kedua adalah sistem pembersihan lahan kelapa sawit atau sering disebut dengan istilah land clearing anda juga dapat membacanya dalam artikel sebelumnya
Ketiga adalah bagaimana cara membibibitkan kelapa sawit yang benar sebab jika di pembibitan tidak baik maka bibit yang di tanam akan kurang bagus sebab akan lama stagnan.
Nah jika hal didatas telah baik maka selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara menanam kelapa sawit yang paling efisien.
1. Buatkan perencanaan penanaman dalam hal ini kebutuhan bibit, tenaga kerja dan peralatan yang dibutuhkan
2. Gali lobang tanam dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Tanah top soil (humus) biasa berwarna hitan letakkan di sebelah kanan sedangkan tanah sub soil biasa berwarna merah atau putih letakkan di sebelah kiri.
3. Berikan pupuk RP (rock posphat) dengan dosis 75 gr sebarkan di dasar lobang dan di dinding lobang.
4. Tanaman bibit kelapa sawit dengan terlebih dahulu membuka polibag sebab jika ikut tertanam maka kelapa sawit tersebut akan kerdil.
5. Timbun dengan tanah di mulai dengan memasukkan tanah top soil (humus) selanjutnya adalah tanah sub soil, tujuannya adalah agar tanah di dekat akar lebih subur sehingga tanaman akan lebih cepat tumbuh.
6. Masukkan tanah top soil kemudian injak hingga padat, setelah itu tambah lagi tanah dan injak – injak hingga padat.  
7. Sebarkan pupuk RP dengan dosis 75 gr di piringan.
8. Pasang seng di pangkal batang inilah tips agar menanam kelapa sawit efisien karena dari hasil percobaan jika di pasang seng maka serangan lancak dan babi hutan tidak terjadi. seng tersebut pakukan ke kayu yang di pasang tegak.
Hasil akhir dari cara menanam kelapa sawit yang efektif
Demikian dulu info tentang cara menanam kelapa sawit, tunggu tips penanaman berikutnya.

Pos ini dipublikasikan di PERTANIAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s